Kamis, 24 November 2022

Yuk, Coba Tips Ini Agar Banyak Pengunjung Datang ke Blog Kita

Assalamualaikum yeorobun, akhirnya ya setelah sekian purnama saya kembali hadir di blog saya yang sudah terbengkalai selama beberapa bulan. Kalau diibaratkan sebuah rumah, blog saya pasti udah banyak sarang laba-labanya hahaha. Bismillah yuk semoga saya bisa kembali mengisi kekosongan blog saya dengan cerita tentang kehidupan sehari-hari ataupun cerita random yang saya ingin tulis saja di blog saya ini. Yah nulis yang simple-simple aja, yang penting konsisten sambi terus belajar tata bahasa agar enak dibaca. 

Jadi ingat pertama kali saya menulis di platform ini, waktu itu isi blog saya semuanya tentang film Boys Before Flower (yah ketahuan deh umurnya :))). Tapi tanpa disangka banyak juga pengunjungnya dan saling meninggalkan komentar. Dari situ saya mulai bersemangat untuk terus menulis walaupun masih ala kadarnya. Ada puisi, curhat apalagi kalau lagi galau, lirik lagu dan tulisan absurd lainnya. Yang kalau saya baca sekarang kok agak-agak gimanaa gitu hahaha.

Waktu itu saya belum tahu kalau orang yang suka membuat atau memiliki dan mengelola blog, membagikan pandangan serta perspektif kepada audiens untuk tujuan pribadi maupun bisnis dinamakan blogger. Dan jangan salah ternyata menjadi blogger itu menghasilkan loh tergantung dari pengunjung yang datang berkunjung ke blog tersebut. Semakin tinggi visitor suatu blog maka akan semakin tinggi pula penghasilannya. Maka dari itu seorang blogger harus memperhatikan beberapa hal agar orang-orang tertarik berkunjung ke blog kita.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Agar Orang-Orang Berkunjung ke Blog Kita

1. Buat judul yang menarik agar pengunjung tertarik untuk melihat tulisan kita. Judulnya juga diusahakan harus jelas ya agar ketika orang-orang mencari keyword yang terkait dengan tulisan kita, tulisan kita akan muncul. Bukan hanya jelas, tetapi judulmu harus mewakili isi tulisan.

2. Jangan sepelekan tampilan blog kita. Pilih template yang menarik dan mewakili isi blog kita. Kalau bisa blog kita harus memiliki keunikan sendiri sehingga pembaca mudah mengingatnya dan berbeda dengan blog yang lain. Pemilihan warna dari latar belakang, proporsional tulisan dan ukurannya harus diperhatikan agar pembaca nyaman dan 'tinggal' berlama-lama di blog kita.

3. Agar memudahkan pembaca melihat isi blog kita, buat daftar isi yang dapat dibuat berdasarkan label atau kategori tulisan. Hal ini bukan hanya berguna bagi pembaca yang mengunjungi blog anda, tetapi juga bagi orang-orang yang menggunakan mesin pencari atau search engine. Selain itu, daftar isi juga berfungsi membuat tampilan anda ringkas dan rapi.

4. Jangan lupa untuk menyisipkan link yang terkait dengan tulisan kita, sehingga memungkinkan pembaca untuk melihat tulisan-tulisan kita yang lain

5. Perhatikan gambar yang sesuai dengan artikel, bahasa penulisan juga harus diperhatikan dan isi tulisan harus sesuai dengan kebutuhan pembaca. Biasanya pembaca menyukai tulisan tentang tips dan trik, tutorial, review tempat atau buku, dan lain-lain. Seorang blogger juga harus melakukan research/penelitian terhadap tulisan yang akan disajikan. Jangan sampai tulisannya tidak bisa dipertanggungjawabkan dan membuat hoax dalam masyarakat.

Menjadi seorang blogger bisa menghasilkan asalkan dilakukan secara konsisten dan serius memperhatikan kaidah-kaidah yang sudah ditentukan. Tidak gampang menyerah dan terus belajar. Kalau saya masih belum bisa dikatakan seorang blogger karena masih belum konsisten dan isi tulisan masih ala kadarnya saja hahaha. Tapi InsyaAllah suatu saat nanti saya juga bisa menjadi seorang blogger yang bisa menyajikan tulisan-tulisan yang bermanfaat untuk pembaca yang mampir ke blog saya.


Daftar Pustaka : https://bixbux.com/hal-hal-ini-harus-anda-perhatikan-agar-orang-orang-tertarik-berkunjung-ke-blog-anda/

Minggu, 10 April 2022

Memulai Journaling Bagi Pemula

Kemarin ada teman saya yang cerita kalau dia sedang banyak fikiran, merasa sedih dan butuh tempat untuk bercerita namun ada kondisi tertentu ia tidak bisa menceritakan kepada orang lain dan butuh waktu untuk memahami perasaan yang ada dalam dirinya. Saya menyarankan dia untuk mulai journaling untuk bisa menuliskan apa yang sedang dia rasakan. 

Secara bahasa, Journaling adalah membuat jurnal. Eits bukan seperti jurnal ketika kita lagi nulis skripsi yaa hehehe. Istilah journaling biasanya lebih kepada kegiatan menulis pada buku harian. Disitu kita bisa menuliskan segala fikiran, ide, perasaan, emosi, atau sebagai portofolio. Banyak orang yang tidak menyangka bahwa journaling bisa bermanfaat untuk kesehatan mental jika dilakukan secara rutin. Kenapa? dikarenakan ketika melakukan journaling kita bisa menuliskan tentang kecemasan yang sedang dihadapi, membantu mengatasi masalah dengan membreakdown hal apa saja yang sedang dihadapi, melakukan todo list atau planning  yang terkadang bisa membuat overthingking ataupun stress.

Saya juga masih dikatakan pemula dalam hal journaling ini. Terkadang suka iri kalau melihat buku journal dari orang-orang yang saya follow di instagram ataupun telegram, soalnya bagus-bagus banget. Mereka mengisi buku mereka dengan gambar tempel, doodle, dan kreasi lainnya sehingga membuat buku journal mereka terlihat menarik. Kalau saya memang dasarnya kreatifitas kurang jadi buku journal saya hanya berisi tulisan saja hehehe. Selain menuliskan hal yang saya alami atau rasakan, ada beberapa habit tracker yang juga saya masukkan. Seperti membaca buku, menabung, shalat sunnah dan hafalan quran ataupun ide tema yang akan saya tuliskan di blog ataupun sosial media.

Cara memulai journaling

  • Pilihlah media untuk melakukan journaling. Journaling tidak harus menggunakan buku ya, kalian juga bisa menggunakan laptop, smartphone ataupun tab. Pilih media yang membuatmu nyaman dalam melakukan journaling
  • Membuat daftar apa saja yang akan ditulis di dalam jurnal. Bisa hanya menuliskan tentang hal yang kamu alami, menuliskan habit tracker atau pekerjaan yang akan dilakukan
  • Pilih waktu yang tepat ketika menulis jurnal. Misal pagi hari atau malam hari menjelang tidur. Atau menulis di sela-sela kegiatanmu juga tidak jadi masalah. Asalkan konsisten dalam menjalaninya sehingga lambat laun akan menjadi kebiasaan yang baik.
  • Tuliskan apapun yang ada dalam fikiranmu, tidak apa-apa jika menuliskan hal yang kecil terlebih dahulu ataupun menulis semua emosi yang kamu rasakan. Intinya jangan takut untuk menulis.
Bagaimana, tidak sulit bukan? yang dibutuhkan hanya niat dan komitmen untuk menuangkan isi pikiran dalam jurnal sehingga nantinya akan menjadi kebiasaan yang baik.
 


Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Untuk Ibu Rumah Tangga

Beberapa waktu lalu muncul sebuah berita dimana ada kasus ibu yang membunuh anak kandungnya di Brebes. Satu anak meninggal dunia karena luka senjata tajam di lehernya dan dua lainnya dirawat di rumah sakit. Yang membuat miris adalah pengakuan pelaku soal motif tindakannya itu dimana wanita tersebut mengaku tidak ingin anaknya sedih dan menderita di dunia seperti yang ia alami sedari kecil, sehingga lebih baik dihilangkan nyawanya. 

Kasus tersebut memunculkan isu pentingnya kesehatan mental bagi ibu yang seringkali masih mendapatkan perhatian yang minim dalam masyarakat. Ibu yang dituntut untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, seringkali dianggap kewajiban wanita. Membuat ibu seakan harus dengan ikhlas mengerjakan pekerjaan tersebut. Namun depresi bisa menghampiri jika pekerjaan yang terlihat 'ringan' tersebut tidak diapresiasi oleh keluarga, suami atau masyarakat. 

Arti Kesehatan Mental

Menurut WHO, kesehatan mental adalah kondisi sejahtera seseorang, ketika seseorang menyadari kemampuan dirinya, mampu untuk mengelola stres yang dimiliki serta beradaptasi dengan baik, dapat bekerja secara produktif, dan berkontribusi untuk lingkungannya. 

Masalah kesehatan mental bisa dialami oleh siapa saja. Ibu rumah tangga, ibu bekerja, pelajar, orang tua, anak dan lain sebagainya. Biasanya penyebab masalah kesehatan mental adalah tekanan/masalah yang timbul dalam kehidupan sehari-hari, trauma dan kehidupan masa kecil yang tidak menyenangkan, tidak memiliki support system, perubahan fisik, gaya hidup yang tidak sehat, memiliki keluarga yang memiliki masalah kesehatan mental. 

Pentingnya Kesehatan Mental Bagi Ibu Rumah Tangga

Pekerjaan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga tidak bisa dikatakan ringan, menjadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang tidak mengenal libur atau cuti. Ibu harus menjadi melakukan pekerjaan rumah, menjadi koki, finansial planner, menjaga anak atau suami ketika sakit dan harus begadang menjaga serta memastikan kondisi buah hati tidak drop, belum lagi jika ibu harus membantu suami dalam mencari nafkah dan perasaan bersalah yang terkadang mendera karena meninggalkan anak. Rasanya 24 jam tidak cukup untuk ibu mengerjakan semua aktifitasnya. Ternyata dengan segala aktifitasnya tersebut banyak ibu rumah tangga yang tidak menyadari bahwa dirinya terkena stress atau bahkan depresi. 

Apalagi jika tidak ada pembagian tugas antara suami dan istri, semua tugas domestik diserahkan ke istri dengan dalih suami hanya bertugas mencari nafkah. Ibu akan merasa kelelahan, kurang bersemangat, atau melampiaskan emosinya ke anak-anak. Hal tersebut akan diperparah jika pekerjaan mereka sehari-hari tidak dihargai atau selalu disalahkan oleh keluarga terlebih suami. Padahal ibu akan merasa lebih bahagia jika pekerjaan mereka sehari-hari dihargai dan diakui. Itu akan mendukung para ibu rumah tangga dalam hal emosional menjadi lebih baik. 

Cara Menjaga Kesehatan Mental

Menurut saya hal utama adalah menjadi support system ibu, menghargai apa yang sudah ibu lakukan, menjaga kesehatan mental agar ibu selalu berbahagia. Ibu adalah jantung keluarga, pusat kehidupan. Bukankan kondisi rumah akan terkendali jika ibu selalu berbahagia setiap waktu bukan?

Lalu biarkan ibu meluangkan waktunya sejenak untuk melakukan kegiatan yang bisa membuat tenang. Berjalan-jalan, membaca buku, mendengarkan musik, menonton film kesukaan. Hal tersebut bisa membuat ibu rileks dan siap dalam menjalani aktifitasnya kembali. Ibu juga harus menjaga kesehatan fisik, tidur yang cukup, olahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat. 

Berikan affirmasi positif kepada diri kita setiap hari, seperti "terima kasih, kamu sudah melakukan hal baik sekali hari ini", atau "tidak apa-apa merasa lelah, kita istirahat sebentar ya". Kalimat yang positif mampu membuat kita berdamai dengan diri kita sendiri.  Kita tidak harus menjadi sempurna untuk keluarga kok bu, wajar jika ada kesalahan dalam pekerjaan atau perasaan bersalah lainnya. Tapi harus diingat bahwa ibu sudah bekerja sangat baik sekali menjaga keluarga. Jadi yuk, jadi ibu yang bahagia ya bu.