Senin, 31 Agustus 2020

Sharing Pengalaman Melalui Tulisan

Saya adalah lulusan psikologi di salah satu Universitas Swasta di Jakarta. Saya masih ingat dulu sekali sewaktu saya masih kuliah, ketika ada teman saya yang bertanya "Kuliah di jurusan apa?" Dan saya menjawab, "psikologi". Saya bisa lihat di raut wajahnya rasa sumringah dan mereka berkata "Tolong ramal gw dong" hahaha.

Kalau denger kata-kata itu kadang ada rasa gimana gitu, orang-orang yang lulus dari jurusan psikologi bukan tukang ramal, kita cuman mempelajari perilaku manusia. Sama sekali gak bisa ngeramal dan memperkirakan kejadian masa depan. Tapi waktu itu saya ngerasa seru sih, dan endingnya bisa kasih penjelasan ke mereka apa sih yang dipelajari dalam ilmu psikologi.

Setelah lulus Alhamdulillah saya diterima di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang otomotif dengan posisi yang sesuai dengan background pendidikan saya yaitu sebagai HRD. Disana saya banyak sekali belajar mulai dari recruitment karyawan, sortir lamaran, interview, dan masih banyak lagi yang berhubungan dengan psikologi. 

Dengan pengalaman saya sebagai HRD, membuat saya ingin membagikan pengalaman yang saya alami melalui tulisan di blog saya. Saya merasa bahwa anak-anak muda yang saat ini sedang mencari pekerjaan terkadang kurang mengetahui sebenarnya apa sih kekurangan mereka saat interview, atau mungkin sudah apply ke banyak perusahaan tapi belum dapat panggilan juga. 

Semoga saya bisa komitmen untuk bisa membagikan pengalaman saya melalui tulisan. Dan yang pasti semoga semua tulisan saya berguna bagi yang membacanya.

Terhipnotis Kota Yogja

Kalau ditanya pernah merantau apa enggak? hmmm, sepertinya saya akan jawab belum pernah. Dari kecil saya tinggal di Tangerang sampai saya menikah dan punya anak. Mindset merantau di pikiran saya itu maksudnya adalah pergi dari daerah asal ke satu daerah baru dalam waktu yang lama dan saya belum pernah melakukan itu hehehe. Maklum anak rumahan.


Jadi saya akan bercerita tentang daerah yang pernah saya kunjungi dan juga mengesankan buat saya. Salah satunya adalah Yogja. Ada yang suka juga dengan kota gudeg ini?


Pertama kali ke sana itu di tahun 2003 pas lagi study banding, jaman-jaman SMA. Dan kenapa saya langsung jatuh cinta dengan Yogja. Nongkrong di Malioboro malam-malam sambil makan di angkringan, ngehirup udara pagi Yogja waktu itu bikin saya terhipnotis. Melow banget lah pokoknya.


Saya memang suka kota dengan suasana tradisional yang masih kental. Masih ingat waktu itu, pagi-pagi saya sendirian nongkrong di warung makan pinggir jalan dekat malioboro. Gak ngapa-ngapain cuma makan, motret sambil liat orang-orang beraktifitas. Rasanya udah cukup nyaman. 


Terakhir ke Yogja lagi kalau enggak salah sekitar tahun 2013, kebetulan ada recruitment di salah satu universitas di sana. Dan lagi-lagi kota ini menghipnotis saya untuk kembali sendiri menikmati jalanan, sambil menghirup teh hangat dan menikmati alunan musik yang dinyanyikan pengamen jalanan. 

Podcast Homeschooling - Rumah Inspirasi

Jadi, saya itu punya rencana mau meng-homeschoolingkan anak saya. Kenapa memilih jalur homeschooling? bukan karena enggak percaya sama sekolah formal yaa. Tapi lebih ke pengen membuat acara belajar itu lebih fun aja, gak selalu harus diem dan duduk mendengarkan gurunya berbicara. Terus pengen lebih melatih skill anak dan passion dia sedari kecil.

Saya sudah mengikuti beberapa komunitas homeschooling (HS), salah satunya adalah komunitas Rumah Inspirasi dan Masya Allah ternyata seru juga loh ikutin kelasnya. Jadi bisa tau dengan jelas apa sih yang pertama kali harus kita lakukan ketika kita berencana meng-HS kan anak. Satu point utama sih menurut saya dari sekian banyak point penting lainnya adalah komitmen dari orang tua. Karena HS itu benar-benar dibawah pengawasan kita, kita yang membuat kurikulum, kita yang mengajarkan pelajaran tersebut, dll. Jadi komitmen antara Bapak dan Ibu itu penting banget. Hambatan dan rintangan sudah pasti ada, jadi jika sudah ada komitmen yang kuat maka InsyaAllah semua bisa teratasi.

Salah satu hal yang penting lainnya ya kemauan si anak, apakah dia mau sekolah di rumah atau di sekolah. Ada beberapa anak yang karena melihat teman-temannya pakai baju seragam, bawa tas sekolah jadi pengen juga. Ini biasanya terjadi untuk anak yang baru mulai masuk sekolah ya sekitar kelas 1 SD. Maka bicarakan hal tersebut kepada anak kita. Berikan penjelasan ketika di sekolah akan seperti apa dan ketika belajar di rumah seperti apa. Dan jika anak sudah memilih maka kita sebagai orang tua harus tetap memberikan support yang maksimal kepada mereka.

Nah, rumah inspirasi juga ada podcastnya juga loh. Mereka ngobrolin hal-hal seru seputar HS, bisa juga jadi guide buat yang pengen memulai HS.  Mulai dari apa itu HS, membuat kurikulum, ngobrolin bagaimana sosialisasi anak HS, dan masih banyak lagi. Yuk yang pengen tau lebih jauh bisa langsung dengerin podcastnya di Rumah Inspirasi.